Kini, akses informasi yang semakin terbuka (mudah didapatkan) ditandai dengan munculnya berbagai media baru seperti majalah, koran, bahkan internet yang aksesnya tanpa batas (tanpa filter) turut mengubah perilaku pelanggan perpustakaan khususnya dan juga menjadi tantangan tersediri bagi keberadaan perpustakaan.

Seorang dosen misalnya yang wajib membuat publikasi ilmiah untuk peningkatan karirnya. Mahasiswa, yang menjadikannya sebagai syarat kelulusan. Untuk menghadapinya, perlu sumber-sumber informasi yang efektif dan tentunya dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga, sudah saatnya pustakawan berkontribusi dan mengambil peran sebagai penyedia, pengelola, hingga penyebar informasi. Bagaimana?

“Pustakawan harus memiliki kompetensi dasar dulu, seperti (i) harus selalu ingin terdepan (cepat dan mudah menyiasati perubahan); (ii) harus merasa nyaman dengan media online (paham dengan teknologi yang sedang berkembang); (iii) harus menguasai skill communication (bahasa global); dan (iv) harus berjiwa inovatif dan kreatif”, papar Ika Rudianto, Pustakawan Unair pada pertemuan rutin Kelompok Pustakawan kemarin (26/10) di Flashlounge Perpustakaan Kampus B.

Selanjutnya, pustakawan berperan sebagai: Pertama, Mitra Peneliti. Publikasi ilmiah yang berkualitas, lahir dari peneliti berkualitas. Untuk mampu memanfaatkan sumber-sumber informasi yang berkualitas, mari berkolaborasi dengan pustakawan. Pustakawan dapat berperan dalam penelitian, baik langsung maupun tidak langsung.

Kedua, Konsultan Informasi dan Teknologi. Pustakawan sudah tak lagi hanya bergelut dengan dunia teknis layanan, namun telah juga menguasai kemampuan reference manager, teknik sitasi, plagiarism checker, dan juga mengetahui informasi tentang aturan penulisan di tiap instansi.

Ketiga, Mitra Akademik. Keberadaan pustakawan tak lagi hanya duduk manis di meja kerja masing-masing, namun telah juga merambat ke fakultas bahkan program studi. Untuk dosen, masuk kelas tawarkan diri membantu dosen dalam proses penelusuran informasi (information literacy). Untuk mahasiswa, membimbing mahasiswa dalam pembuatan tugas akhir (library based learning).

Semoga niat baik dan komitmen dari para pustakawan Unair dapat diterima dengan baik pula oleh para sivitas akademika Unair, sehingga pustakawan dapat memberikan kontribusinya untuk juga mendukung program world class research university. (nad)

Hits 1287