Setiap bulannya secara rutin seluruh Pustakawan Unair, baik pustakawan perpustakaan pusat maupun pustakawan ruang baca saling bertemu untuk berbagi informasi maupun berdiskusi khususnya di bidang kepustakawanan. Kemarin (29/12), pertemuan terakhir di tahun 2015 ini terselenggara di Ruang Parlinah Moedjono lantai 3 Perpustakaan Unair terasa semakin meriah karena pemateri tak hanya dari pustakawan perpustakaan pusat saja namun juga diisi oleh pustakawan ruang baca (Koleksi Khusus) Fakultas Hukum, beliau adalah Bapak Ubaidillah, yang akan berbagi informasi tentang ragam dan fasilitas yang tersedia di ruang baca tersebut. Berikut informasinya: 

  1. Gedung perpustakaan koleksi khusus (KK-FH) terdiri dari 3 lantai, yang didalamnya terdapat ruang koleksi, ruang pengolahan, ruang diskusi, ruang video conference, hingga ruang menyimpan koleksi buku kuno.
  2. Layanan baca ditempat KK-FH terbuka untuk umum, yang dapat diakses oleh mahasiswa/dosen/alumni bahkan pengunjung umum yang tidak dikenakan biaya fasilitas apapun sesuai dengan jam buka perpustakaan Senin-Jumat mulai pukul 07.30 – 21.00 WIB.
  3.  Namun untuk peminjaman buku dibawa pulang hanya dapat dilakukan oleh Dosen Unair saja dengan ketentuan peminjaman 10 (sepuluh) buku dengan masa pinjam selama 14 hari.
  4.  Jumlah koleksi yang dimiliki KK-FH hingga akhir tahun 2015: Buku (10.650 eks), Disertasi (117 eks) masih terbatas/sedikit karena kebijakan pengumpulan dise rtasi mulai tahun 2013/2014, yang sebelumnya diterima dan diolah oleh ruang baca pascasarjana, Tesis (2.564 eks), Skripsi (4.460 eks), melayani peminjaman skripsi mulai tahun 2000-keatas, Laporan Penelitian Dosen (236 eks), Jurnal (174 eks), Majalah (138 eks). 
  5. KK-FH juga melanggan jurnal yang dapat diakses secara gratis melalui website www.hukumonline.com dan www.westlaw.com
  6. Informasi mengenai layanan dan fasilitas KK-FH selengkapnya dapat juga diakses secara mandiri melalui website www.koleksikhusus.fh.unair.ac.id atau www.otomasi.lib.unair.ac.id/fh

    Materi kedua disampaikan oleh Pustakawan Ibu Shiefti Dyah Alyusi tentang “Peran Pustakawan dalam Menghadapi Library Anxiety : Kecemasan di Perpustakaan: Efektivitas Penggunaan Pelayanan Perpustakaan Perguruan Tinggi". Apa itu Library Anxiety? Library Anxiety diartikan sebagai kecemasan/ketidaktahuan pengguna awal (semester pertama) dalam memanfaatkan layanan dan fasilitas yang tersedia di perpustakaan. Pengguna tidak tahu bagaimana memulai porses pencarian informasi. Ketidakpahaman pengguna terhadap hal-hal baru yang terjadi di perpustakaan (up-to-date). Kecemasan pengguna terhadap layanan buruk yang diberikan oleh pustakawan (tidak informatif). Kecemasan-kecemasan tersebut dapat terjadi karena kurangnya pengguna akan informasi tentang layanan dan fasilitas perpustakaan dan juga kurangnya komunikasi antara pustakawan dan pengguna. Oleh karena itu, pentingnya program Library Tour, pendampingan pustakawan untuk pengenalan perpustakaan bagi mahasiswa baru (angkatan pertama).

   

    Untuk itu pentingnya peran pustakawan untuk Menjadi pustakawan referensi yang peduli dan sensitif membantu penggunanya (melayani kebutuhan pustaka referensi yang bersumber), Perbaikan kualitas SDM (pustakawan) dengan pembekalan kemampuan berbahasa Inggris dan juga teknologi (dapat dan memiliki akses jurnal lokal maupun internasional), Menyediakan dan memasang petunjuk/rambu-rambu/simbol tentang lokasi keberadaan/posisi pelanggan ketika berada di perpustakaan. 

    

     Di akhir acara, Ibu Sulistiorini selaku Ketua Kelompok Pustakawan mengucapkan terimakasih kepada seluruh pustakawan di lingkungan unair karena telah setia secara rutin hadir dan mengikuti program ini. Beberapa masukan pun dilontarkan untuk pengembangan program ini seperti lokasi penyelenggaraan acara, sebaiknya tak hanya di perpustakaan pusat saja, namun juga di fakultas yang tersedia ruang bacanya. Begitu juga dengan pemateri, berbagi informasi tentang layanan dan fasilitas ruang baca fakultas dapat diberikan oleh masing-masing pustakawan ruang baca tersebut. Harapannya, semoga di tahun 2016 pustakawan di lingkungan Unair semakin kompak dan dapat saling memberi manfaat. (nad)

Hits 1244