Kartini dari sisi lain

14042016Kharismatik seorang Kartini telah menggugah para pakar untuk menuliskan kisah hidup, harapan dan perjuangannya untuk bangsa pada masanya.  Salah satunya adalah Dri Arbaningsih, beliau adalah  seorang  yang memiliki banyak gelar akademis di bidang Filsafat dan Etika. Gelar doctor diraihnya dari Fakultas Filsafat Univeristas Gadjah Mada, Yogyakarta pada 2004. Tahun 1993 beliau memperoleh gelar Master of Philosophy (Mphil) untuk bidang Etika Terapan dari University of Wales College of Cardiff, Inggris. Gelar sarjana Filsafat didapat dari Fakultas Sastra Jurusan Filsafat Universitas Indonesia, Jakarta pada 1984.  Sarjana Muda dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan jurusan Sastra Inggris Universitas Atmajaya Jakarta1972. Dan dari Fakultas Teknik jurusan Arsitektur Universitas Parahyangan, Bandung, 1965. Sebagai seorang dengan beberapa gelar yang sesusi dengan kompetensinya, kemampuan untuk menuangkan buah pikirannya menjadi sebuah buku tidak perlu diragukan lagi.

Buku ini diangkat dari disertasi penulis untuk Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 2004. Persoalan yang hendak diangkat dalam buku ini adalah tentang peran Kartini sebagai tokoh perintis emansipasi. Berkenaan dengan bulan April yang merupakan bulan kelahiran Kartini, tidak ada salahnya jika buku ini dijadikan referensi bacaan untuk merenungkan kembali perjuangan Kartini. Di era yang serba modern sekarang ini, masihkah ditemukan pejuang-pejuang seperti Kartini ?

Dalam buku setebal 218 halaman ini penulis bermaksud mendudukkan kembali peran penting Kartini sebagai perintis emansipasi (kebangkitan) “bangsa”. Bukan hanya memperjuangkan emansipasi perempuan, tapi “nasion” Jawa yang sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Buku yang terdiri dari 7 bab ini mengemukakan tentang:  Kartini, pelaku sejarah yang dipahami secara sempit; Alam pikiran Kartini; Kolonialisme, Feodalisme dan Emansipasi “Bangsa”; Latarbelakang Nota Kartini; Aspek-aspek pokok Emansipasi “Bangsa” dalam surat dan Nota Kartini; Dari “Nasion” menuju masyarakat Pancasila. Bab-bab dalam buku ini disusun dengan memperhatikan perkemangan pemikiran Kartini beserta konteks sosial politik yang melingkupinya. Untuk membangun tulisannya penulis merangkum dari beberapa sumber untuk menguatkan argumentasinya. Banyak tulisan atau surat Kartini yang bernada memperjuangkan tidak sekedar emansipasi wanita, tapi juga emansipasi rakyat Jawa sebagai suatu bangsa. Seperti kutipan pada halaman 12 dalam buku ini disebutkan :

“ Surat – menyurat Kartini merupakan dokumen sosial penting yang membuktikan adanya masyarakat Jawa terpelajar yang berpandangan modern secara luas dan mendalam pada abad ke-19. Dari situlah serta dari hal-hal yang diungkapkan oleh Kartini secara konstruktif, awal berkembangnya format politik nasionalisme Indonesia lebih daripada kebijakan ‘etis’ kolonial (Cote, 1995: 36)”  

Dalam buku ini juga diungkapkan bahwa Kartini sangat mengutamakan pendidikan. Seperti yang tertulis pada halaman 133 buku ini, lebih jauh Kartini menulis :

“Berilah pendidikan kepada perempuan Jawa, gadis-gadis kami ! Didiklah budinya dan cerdaskan pikirannya. Jadikanlah mereka perempuan yang cakap dan berakal, jadikanlah mereka pendidik yang baik untuk keturunan yang akan datang ! Dan bila pulau Jawa mempunyai ibu-ibu yang cakap dan pandai, maka peradapan satu bangsa hanyalah soal waktu saja! (Nota Kartini untuk Rooseboom, dalam Sulastin, 1979 : 390)”

Dan banyak lagi surat-surat Kartini dalam buku ini yang dapat dibaca dan dipetik  pelajaran untuk menumbuhkan rasa nasionalisme. Di tengah carut marutnya kehidupan saat ini, dimana rasa kepedulian semakin bergeser. Individualitas dan gaya hidup hedonis semakin tumbuh subur. Buku ini patut dibaca untuk merenungkan perjuangan para pahlawan sehingga akan menumbuhkan solidaritas dan kepedulian dalam berbangsa. Siapapun dapat membaca buku ini terutama para aktivis wanita, kaum feminis, politikus wanita, mahasiswa sejarah, dan semua kalangan yang menaruh perhatian terhadap usaha-usaha pelurusan sejarah bangsa ini.

 

Terima Kasih............. dan koleksi bisa didapatkan di NBC dengan nomor koleksi 920 Arb k.

Hits 3375