Revolusi Mental

07062016Buku ini merupakan sebuah karya seri sumbangan pemikiran dari para pakar Psikologi Indonesia yang tergabung dalam Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). Karya ini terinspirasi oleh jargon “revolusi mental” yang dilontarkan oleh Joko Widodo pada masa kampanye Pilpres 2014. Buku ini berisi kompilasi gagasan/ide/pemikiran/opini dari komunitas Psikologi terhadap permasalahan-permasalahan bangsa. Konsep gagasan/ide yang dijabarkan dalam buku ini menyeleraskan konsep dan teori Psikologi dalam menyikapi permasalahan bangsa serta implementasi konkrit tentang revolusi mental yang dapat dan sudah dijalankan.  Terdapat 33 pemikiran yang dituangkan oleh 33 orang ahli Psikologi Indonesia.Pemikiran-pemikiran tersebut dikelompokkan dalam empat bagian.

Bagian pertama, memberikan pemaparan pemikiran tentang revolusi mental Joko Widodo yang berfokus pada perubahan karakter baik karakter individu maupun bangsa. Sehingga diharapkan terbentuk karakter bangsa yang tangguh nasionalis dan terbuka terhadap perubahan. Bagian ini mendefinisikan revolusi mental sebagai proses perubahan mentalitas orang Indonesia yang menghasilkan kekuatan karakter orang Indonesia. Untuk dapat mewujudkan perubahan tersebut diperlukan pembangunan sosial yang dalam konteks ini merujuk pada pengertian peningkatan kualitas norma dan nilai dalam pranata sosial yang menghasilkan pola interaksi atau lebih dalam lagi, pola relasi sosial (terutama menyangkut hubungan kekuasaan), baik antar individu maupun kelompok.

Bagian kedua buku itu berfokus pada peran pendidikan dan keluarga dalam membentuk karakter individu dan masyarakat mengingat makin merosotnya kualitas karakter dan ahlak yang muncul dari pribadi maupun anomali sosial. Sedangkan pada bagian ketiga ditekankan kepada gagasan revolusi mental yang dijabarkan dalam situasi sosial kemasyarakatan mengingat banyak fenomena sosial yang berkembang yakni maraknya konflik dalam relasi antarkelompok yang berdasarkan perbedaan antargolongan. Pada bagian terakhir dari buku tersebut, ditekankan pada konteks organisasi dan kelembagaan yang berakar dari belum optimalnya upaya pengembangan sumber daya manusia yang kompetitif.

Buku dengan tebal 448 halaman ini menarik untuk dibaca dan dijadikan renungan bagi kita semua bahwa revolusi mental perlu dilakukan baik di dalam lingkungan pendidikan maupun sosial kemasyarakatan. Implementasi revolusi mental memerlukan dukungan dari semua pihak baik dari pemerintah, pendidik (sekolah), masyarakat, dan keluarga. Pendekatan ilmu Psikologi dalam memaknai revolusi mental dapat dijadikan pertimbangan bagi para pengambil kebijakan untuk menjadikan Indonesia lebih baik. Buku bisa diperoleh di Perpustakaan Kampus B UNAIR di bagian Koleksi Khusus dengan nomor klasifikasi 155.895 98 Rev.

Hits 4226