IMAG3234 2Senin pagi sekitar pukul 09.00, American Corner UNAIR kembali kedatangan tamu dari Amerika Serikat. Selain seorang penulis, beliau juga pengajar di Universitas New York dan Columbia. Kurang lebih 50 orang dari beragam universitas hadir pada acara Meet N Greet dengan beliau. Tema yang diusung tak lain adalah novel karya dia sendiri yakni The Residue Years : How Writing Transcends Hardships.

The Residue Years sendiri merupakan novel yang mengisahkan tentang jati diri Mitchell yang saat permulaan Meet N Greet juga diceritakan sedikit. Mitchell S. Jackson dibesarkan di kawasan orang kulit hitam di Portland, Oregon. Pada tahun 90-an, kekelaman membayangi kota tersebut terlihat di jalan-jalan seperti kokain dan kekacauan yang begitu akrab. Dalam novel otobiografinya, Mitchell menulis begitu detil dan lengkap sehingga pesonanya luar biasa.

Meet N Greet ini merupakan rangkaian perjalanan Ubud Writer and Reader Festival ke beberapa kota dan pertama kali Surabayalah yang menjadi tujuannya. Sesi tanya jawab menjadi sangat menarik kala pertanyaan-pertanyaan mengalir dari para mahasiswa yang datang. Ada yang bertanya seputar kehidupan pribadi, kesukaan, inspirasi penulisan, bahkan bagaimana Mitchell menjadi pribadi yang lebih baik.

Acara kemarin ini selain dihadiri oleh teman-teman mahasiswa UNAIR juga para pengajar dari FIB khususnya Departemen Sastra Inggris dan juga banyak pendatang dari kampus Unika Widya Mandala dan Universitas 17 Agustus 1945 atau yang dikenal dengan nama UNTAG. Mitchell begitu bersukacita saat berada di Surabaya, selain pertama kali menginjakkan kakinya di Asia, dia juga pertama kalinya datang ke Indonesia dan langsung menikmati beberapa kota. Setelah Surabaya, Mitchell akan mengadakan program Meet N Greet selanjutnya di @america Jakarta. 

Hits 567