Perempuan Berlipstik Kapur

201016Secara garis besar novel ini bercerita tentang persoalan pribadi maupun sosial yang dialami para perempuan dan bisa juga dialami dalam kehidupan nyata. Topik tiap cerpen berbeda-beda, mulai dari selingkuh, kemanusiaan, pembunuhan, kekerasan, percintaan, kesetaraaan, kebohongan, kemiskinan, dan lain-lain. Dalam novel ini perempuan yang menjadi tokoh utama juga berbeda-beda latar belakangnya, mulai dari perempuan desa yang tidak pernah mengenyam pendidikan sampai perempuan yang sudah kenyang sekolah hingga S3.

Dalam novel ini berisi 14 cerpen yang berbeda-beda topik, dan semua berkisah tentang perempuan. Perempuan disini memperlihatkan kepekaan yang tinggi terhadap berbagai persoalan hidup di sekitarnya, tidak hanya bersifatnya pribadi, tapi juga sosial.

Dalam kumpulan cerpen “Perempuan Berlipstik Kapur” ini seolah mengajak kita untuk ikut larut dalam kisah melalui kekuatan narasinya. Semua permasalahan dan keadaan yang dialami perempuan diangkat oleh Esti Nuryani Kasam. Melalui kata-kata yang dioleh dengan baik dan mudah dimengerti, pembaca bisa juga merasakan apa yang dirasakan dalam cerita tersebut. Tokoh-tokoh dalam cerpen tersebut merupakan kesaksian perempuan yang telah memiliki kesadaran gender. Novel “Perempuan Berlipstik Kapur” sangat menyentuh dan inspiratif, membuka hati kita untuk lebih memaknai, menghargai, dan menghormati kaum perempuan dan kehidupan. Novel ini bisa didapatkan di ruang koleksi khusus 1 Perpustakaan UNAIR Kampus B dengan nomor 801 Kas p. Selamat Membaca.

Hits 1689