berita

Donor darah merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Universitas Airlangga (PUA) dalam rangka memperingati HUT. Dari tahun ke tahun PUA berkerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Surabaya. Tahun ini Perpustakaan Unair memperingati HUT ke 63 dan acara donor darah yang diselenggarakan di Ruang Diskusi lantai 1 berjalan dengan lancar. Kegiatan tersebut dilaksanakan  pada hari Rabu, 7 Maret 2018 dari pukul 08:00 WIB sampai dengan 13:00 WIB, waktu pelaksanaan yang lumayan singkat tersebut bertujuan untuk menjaga keadaan darah supaya tetap baik kualitasnya. Namun akibatnya, banyak calon peserta donor darah yang tidak bisa mendonorkan darahnya karena waktu yang terbatas.

Selain para mahasiswa yang terlibat dalam mendonorkan darahnya, para pegawai UNAIR baik yang ada di Perpustakaan atau pun lingkungan fakultas turut serta meramaikan dan peduli akan acara ini. Pada saat pelaksanaan dari peserta yang mendaftar sekitar 50 orang akan tetapi yang berhasil mendonorkan darah hanya 25 orang. Hal tersebut dikarenakan tidak semua peserta dapat memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh PMI.

Banyak hal yang membuat peserta tidak dapat mendonorkan darahnya, rata-rata mereka yang gagal mendonorkan darahnya disebabkan Hb yang tidak cukup. Dan kebetulan beberapa sivitas akademika baru saja mendapatkan vaksin difteri. Walaupun hanya mendapat 25 kantong darah, pihak PMI sangat mengapresiasi kegiatan Donor darah ini, karena masih peduli dengan donor darah yang sekarang sudah mulai jarang peminatnya.

Dalam kegiatan kali ini, selain menyediakan tempat untuk mendonorkan darah dan juga ada booth untuk pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pemeriksaaan kesehatan disini antara lain pemeriksaan kadar gula dalam darah, asam urat, kolestrol, dan tekanan darah. Kami berkerjasama dengan klinik Adi Hayati, Konilife dan Kalbe, sehingga pemeriksaan kesehatan ini dapat diadakan secara cuma-cuma atau gratis bagi para pemustaka yang sedang berada di lingkungan perpustakaan.

Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari pengunjung. Selain civitas akademika, masyarakat sekitar lebih banyak yang datang tertarik untuk memeriksakan kesehatannya. “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Di sela-sela kesibukan sehari-hari, saya tidak perlu jauh-jauh untuk memeriksakan kesehatan saya,” kata salah satu pemustaka.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dalam meningkatkan kepedulian sosial dalam membantu orang lain di bidang sosial. Diharapkan kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan yang diselenggarakan ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan rasa kepedulian sosial terhadap orang lain yang membutuhkan. Bagi kami, kegiatan ini mendatangkan kebanggaan tersendiri. Kami bisa membantu pemustaka, civitas akademika dan masyarakat sekitar untuk peduli terhadap kesehatan mereka. Kami juga bisa membantu Palang Merah Indonesia meningkatkan persediaan darah.

Hits 308