final

Demi menyemarakkan dirgahayu kemerdekaan Indonesia yang ke-73, program musicoustic yang biasanya menghadirkan mahasiswa untuk tampil di perpustakaan dibuat berbeda oleh panitia. Khusus di bulan Agustus ini,  Musicoustic dikemas dengan unik dan menarik dengan mengambil tema Musicoustic Lipsync Combat. Peserta adalah staf yang merupakan perwakilan dari divisi yang ada di perpustakaan, total keseluruhan ada 10 tim. Peserta tidak menyanyikan lagu namun hanya lipsync. Tentunya disertai dengan kreatifitas agar penampilan mereka tidak monoton. 

Musicoustic lipsync combat ini dilakukan dalam dua sesi, untuk sesi pertama dilakukan pada tanggal 7 dan 9 Agustus 2018 di loby perpustakaan. Pada tanggal 7 hanya 5 tim yang tampil yaitu tim binkol, tim sekretariat, tim keuangan, tim ti dan tim layanan c. Sedangkan pada tanggal 9 Agustus yang tampil adalah tim layanan a, tim humas, tim layanan c, tim sarpras dan tim layanan b. Dari seluruh tim, diambil 5 tim untuk masuk ke babak final yang dilakukan pada tanggal 16 Agustus 2018 setelah pawai keliling yang diikuti oleh seluurh staf peprustakaan. Setelah dilakukan penilaian dari dewan juri, maka dipilihlah pemenangnya yaitu juara 1 adalah tim ti, juara 2 adalah tim binkol, juara ke 3 adalah tim sarpras, harapan 1 adalah tim keuangan, harapan 2 adalah tim keuangan.

selain musicoustic lipsync combat, perpustakaan Unair juga menyelenggarakan pawai mengelilingi jalan sekitaran kampus dengan memakai kostum yang unik. Seluruh staf menyambut pawai ini dengan antusias, terbukti dengan kostum unik dan kreatif yang mereka kenakan. untuk tim dari perpustakaan kampus c, mengambil tema rumah sakit "bedah"buku, ada yang menggunakan adat bali, banyak juga dari staf perempuan yang mengenakan kebaya tradisional lengkap dengan topi petani, bahkan membawa wadah dari bambu yang sayur-sayuran. pawai dilakukan dengan menyanyikan lagu-lagu nasional dari perpustakaan b keluar kampus mengelilingi RS. Dr. Soetomo dan kembali lagi ke perpustakaan b.  Bersamaan dengan pengumuman pemenang musicoustic lipsync combat, dilakukan pemilihan kostm terunik. Yang mendapatkan predikat kostum terunik adalah Sri nurcahyaningtyas, Abdul munir, Tatik poedjiati, dan Yuliana.

 

Hits 248