P 20181127 124321Warawara diambil dari Bahasa Jawa “woro woro” yang berarti memberitahu dan dari filosofi inilah, Komunitas Warawara Project ingin memberitahukan kepada masyarakat bahwa mereka memiliki informasi tentang kegiatan seni dan budaya. Selain memberikan informasi tadi mereka juga memiliki kegiatan yang mereka selenggarakan sendiri diantaranya adalah membuat karya sastra (puisi, drama) bahkan menulis. Dalam sesi Minggu Menulis, mereka mencoba membantu para anggotanya untuk membuat cerita seperti cerpen. Komunitas ini telah berdiri 1,5 tahun yang lalu dan memberikan nama keren untuk anggotanya “sobat wara”. Untuk tetap berhubungan satu dengan yang lain, mereka menggunakan sarana whatsapp dan mengajak untuk menghadiri program seni atau budaya yang diselenggarakan oleh pihak tertentu.

Warawara, digawangi oleh Awali Taufiqi dan Adnan Guntur, keduanya berasal dari Program Studi Sastra Indonesia dan tidak menutup kemungkinan untuk menerima anggota yang berasal bukan dari jurusan mereka. Ke depan, komunitas ini akan membuat saluran di YouTube untuk memberikan banyak informasi mengenai tempat-tempat seni dan bersejarah di Surabaya.

Warawara juga bekerjasama untuk membantu UMKM dalam memasarkan produk yang dibuatnya salah satu diantaranya adalah pembatas buku yang cukup unik dan dijual murah, bahkan anggota komunitas ini juga diajak untuk berkoperasi sehingga dapat mencukupi kebutuhan. Selain kegiatan ekonomi, mereka juga mencoba mengedukasi teman-teman untuk membuat buku apapun bentuknya bahkan bisa menggunakan kertas bekas yang masih dirasa cukup bagus. Untuk lebih jauh mengetahui komunitas ini, silakan tinjau IG @warawaraproject.

Hits 215