personalbrandingEra digital yang tidak terlepas dari penggunaan internet saat ini turut serta membawa perubahan dalam pola komunikasi masyarakat. Salah satu yang kian tampak dirasakan adalah hadirnya media sosial sebagai salah satu perangkat yang mampu menyediakan layanan komunikasi. Tidak hanya mudah dan murah, media sosial pun mampu menjadi fasilitator dalam melakukan berbagai  hal. Dari sekadar mencari  sanak keluarga, sumber kabar berita, hingga menampilkan citra diri atau personal branding.

Personal branding di media sosial sangat penting, terutama bagi yang ingin meningkatkan reputasi demi karier dan masa depan. Melalui media sosial, seseorang dapat “menjual” dirinya agar masyarakat dapat lebih mengenal keahlianya. Kamu juga perlu menampilkan sikap positif karena karakter dirimu dapat dibaca orang lain, sehingga berpengaruh pada image dirimu di mata pengguna media sosial lainya.

Sangat disayangkan jika kita hanya berpuas diri menggunakan media sosial sebagai ajang pamer dan curhat semata atau yang lebih buruk, sebagai media untuk saling caci antar pengguna. Padahal, dengan penggunaan media sosial yang tepat, banyak hal positif yang bisa kita dapatkan. Tidak hanya keuntungan dalam hubungan sosial dan materi, tetapi juga sebagai media untuk menampilkan image atau personal branding.

Ada cara positif, ada pula yang cenderung negatif dalam memanfaatkan media sosial. Mereka yang menggunakan cara positif biasanya akan memanfaatkan media sosial dengan membagikan informasi menarik dan edukatif secara konsisten, membagikan momen kebahagiaan dengan balutan angle foto terbaik, hingga membagikan konten positif guna menarik jumlah followers. Sementara itu, bagi mereka yang menginginkan cara cepat dan instan agar mencapai popularitas di media sosial tidak sedikit yang menggunakan cara-cara negatif. Misalnya, metode share foto dengan gaya yang berlebihan (atau biasa disebut alay), membagikan moment yang cenderung “bergairah” atau mengandung konten pornografi, mengumbar privasi dan aib orang lain, hingga membuat postingan bernada kontroversi, fitnah dan hoax secara konsisten.

Media sosial, selain dapat digunakan sebagai media komunikasi dan menampilkan citra diri atau personal branding, kita juga mampu membaca kecenderungan atas gambaran umum karakter yang ditampilkan seseorang. Hal ini telah banyak diaplikasikan oleh para pencari kerja di berbagai instansi maupun perusahaan. Hal itu terlihat ketika pendaftaran atau wawancara kerja, pada formulir pendaftaran terdapat kolom yang harus di isi dengan satu atau lebih akun media sosial yang dimiliki.

Dalam memanfaatkan media, kita perlu menampilkan sikap dan citra diri yang baik karena karakter diri kita dapat diketahui atau dibaca orang lain. Melihat fenomena tersebut, buku ini hadir untuk mengulas secara lengkap cara yang benar dalam menampilkan personal branding dan mengembangkan karakter serta cara praktis dalam membaca karakter melalui media sosial.

Penulis yang lahir di Semarang 1992 ini, merupakan lulusan Jurusan Psikologi Universitas Mulawarman. Sejak tahun 2015 sudah aktif menulis dan bergabung dengan tim pewawancara Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam rangka survei kesejahteraan sosial dasar. Pada tahun 2016 penulis bergabung serta membangun PSIKOMA (psikologi mania). Sehingga tak heran jika karyanya lebih mengarah ke dunia psikologi sosial pada umumnya.

Ada tujuh point utama yang disampaikan penulis melalui buku ini, yaitu: menampilkan citra diri, media sosial mencerminkan penggunanya, mengembangkan karakter melalui media sosial, membaca karakter melalui media sosial, cara cepat mengetahui karakter seseorang melalui media sosial, teknik membaca karakter melalui media sosial dan perkembangan media sosial di Indonesia.

Banyak hal yang dibagikan oleh penulis melalui buku ini, sehingga kita bisa mengantisipasi penggunaan media sosial dengan bijaksana. Pasti para Pemustaka UNAIR penasaran dengan koleksi buku kece ini. Koleksi ini bisa di temukan pada Koleksi Khusus Kampus A, dengan no. panggil 155.25 Tam s-2. Ayo buktikan sendiri manfaat serta tips dan trik penggunaan media sosial dengan bijaksana. Semoga bermanfaat, selamat membaca!!..

Judul : Sharing-mu, personal brandingmu: menampilkan image diri dan karakter di media sosial; Pengarang : Muhamad Fadhol Tamimy; Penerbit : Visimedia, Jakarta; Tahun terbit : 2017; Deskripsi fisik: xii, 184 hlm., 20 cm., ilus., paperback; ISBN : 978-979-065-286-6

Hits 57