pak lis

Profesi sebagai seorang pustakawan tidak jauh dari dunia tulis menulis, buku dan layanan pada pemustaka. Untuk memaksimalkan layanan pada pemustaka, maka perlu ada magnet untuk membuat mahasiswa datang ke perpustakaan dan memanfaatkan sumber informasi yang ada. Salah satu strategi untuk menarik minat mahasiswa datang ke perpustakaan adalah dengan membuat resensi buku-buku yang dimiliki oleh perpustakaan, khususnya buku terbaru dan yang menunjang proses pembelajaran. Membuat resensi buku sudah menjadi rutinitas bagi pustakawan di Perpustakaan UNAIR dan dimuat di website perpustakaan supaya bisa dinikmati oleh khalayak umum. Namun, menyusun resensi yang tepat dan menarik perlu untuk dilakukan agar pembaca juga menjadi tertarik untuk membaca buku yg diresensi.

Pada hari Kamis, 6 Desember 2018 Perpustakaan kembali melaksanakan kegiatan kelompok pustakawan dengan topik Menulis Resensi. Acara yang dihadiri oleh perwakilan pustakawan ruang baca fakultas tersebut dimulai pada pukul 13.30 WIB di Aula Parlinah. Sebagai narasumber adalah salah satu dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB), bapak Dr. Listiyono Santoso, S.S., M.Hum. Menurut pak Lis menulis adalah seni merangkai kata-kata yang berserakan secara logis dan merupakan proses yang terus menerus dibiasakan karena bukan sekedar teknik.

Menulis resensi dapat berarti memberikan penilaian, mengungkap kembali isi buku, membahas atau mengkritik buku. Dalam materinya pak Lis menjelaskan tentang persiapan untuk membuat resensi, mulai dari pemilihan buku yang tepat, pola resensi yang dipilih, langkah-langkah meresensi buku hingga tips bagaimana mengirimkan resensi ke media cetak. Diharapkan resensi yang ditulis oleh para pustakawan tidak hanya tampil di website perpustakaan, namun juga dikirimkan ke media cetak nasional. Diharapkan ada kelanjutan dari pertemuan kelompok pustakawan ini dan pak Lis siap menjadi kurator dari resensi yang dibuat oleh pustakawan apabila akan dikirimkan ke media cetak.

 

Hits 67