WhatsApp Image 2018 12 16 at 13.17.33Perpustakaan UNAIR, selaku unit lembaga pendidikan, memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut memajukan dan mengedukasi masyarakat sekitar kampus dengan kegiatan-kegiatan bermutu dan menunjang kehidupan bermasyarakat, yakni dengan memberikan berbagai pelatihan-pelatihan kepada pengelola Taman Baca dan pada Hari Minggu 16 Desember 2018 kemarin, Bagian Pengabdian Masyarakat Perpustakaan UNAIR selaku divisi yang mengelola kegiatan ini, kembali mengadakannya di salah satu binaan yang berada di Kecamatan Kenjeran Surabaya, yakni Asrama Putri Muhammadiyah. Kurang lebih 15 anak yang berada dalam bimbingan Ibu Lalila dan Ibu Eni mengikuti pelatihan yang bertajuk “Merangkai Buket Snack” dipandu oleh Ibu Ani Sistarina, Pustakawan UNAIR yang dalam kesehariannya berkarya di Bagian Sirkulasi Perpustakaan Kampus B.

Ibu Suhernik, selaku Sekretaris Perpustakaan UNAIR mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan untuk memenuhi salah satu fungsi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pada pengabdian masyarakat. Beberapa waktu lalu, perpustakaan telah berhasil menciptakan sebuah taman baca baru bagi mereka yang ada di sini dan untuk semakin mengikat satu dengan yang lain, perpustakaan mengadakan kegiatan yang berbasis ekonomi sehingga di kemudian hari mampu mandiri. Dipilihnya merangkai buket snack karena ketrampilan ini sangat dibutuhkan bila ada temanten atau hari-hari membahagiakan lainnya, sehingga tak perlu memesan atau bahkan mengeluarkan dana, namun mampu menghasilkan bahkan bisa menjadi pendapatan baru.

Ibu Turwuandari selaku ketua Tim Pengabadian Masyarakat pun telah menyiapkan berbagai pernak-pernik yang dibutuhkan selain beberapa materi unggulan guna mendukung materi ketrampilan yang diberikan. Materi yang dirasa sangat penting dan menjadi jembatan adalah media sosial. Setelah mampu memproduksi, produk-produk tersebut harus diketahui oleh masyarakat dan sarana murah saat ini adalah memanfaatkan media sosial yang dekat saat ini. Penggunaan FB, IG atau WA pun selain sebagai sarana komunikasi, dituntut pula untuk dimaksimalkan dalam pemasaran produk yang telah dihasilkan.

Hits 243