51895337 1025198870982380 5526612544665419776 n

Selasa pagi, 12 Februari 2019 Perpustakaan Universitas Airlangga kedatangan para "pustakawan" cilik. Siapakah "pustakawan" cilik tersebut??? ialah para Duta Literasi dari SDN Sawahan 4 Surabaya. Sebanyak 11 Duta Literasi bersama 2 guru pendamping berkunjung ke Perpustakaan Unair untuk mengenal perpustakaan. Duta Literasi ini merupakan siswa siswi dari kelas  3 dan kelas 4 yang membantu petugas untuk mengelola perpustakaan. Tugas dari Duta Literasi ini adalah membantu mengolah buku, seperti menempel label buku, mengecek buku absebsi pengunjung peprustakaan sampai dengan melayani siswa lainnya yang akan meminjam buku.

Sebelum kedatangan pada hari ini, para guru telah dua kali datang ke Perpustakaan Unair untuk berkunjung dan bertemu dengan Kepala Perpustakaan Unair, Prof. Dr. I Made Narsa, SE., M.Si, Ak, CA. Pada kunjungan ketiga ini, para guru mengajak serta Duta Literasi, yang bertugas di Perpustakaan Sekolah mereka. Koordinator Perpustakaan SDN Sawahan 4 Rostantina Kurniawati, S.P. dan petugas pengelola perpustakaan Nurhayati sengaja mengajak siswa siswi Duta Literasi untuk berkunjung ke perpustakaan Unair untuk menambah pengetahuan para Duta tentang dunia perpustakaan. Di Perpustakaan Unair, Duta Literasi dan guru pendamping disambut oleh Koordinator Humas, Agung Budi Kristiawan, S.Sos., S.Ak. dan Koordinator Pengmas Shiefti Diah Alyusi, S.IIP. 

Para siswa Duta Literasi diajak berkeliling perpustakaan untuk melihat fasilitas dan koleksi yang ada di perpustakaan. Berkeliling dari lantai 1 hingga ke lantai 3 untuk melihat dari dekat Perpustakaan Unair, membuat para Duta senang. Bahkan mereka bercita-cita untuk bisa kuliah di Unair agar bisa mencapai cita-cita mereka yang beragam, ada yang ingin menjadi dokter anak, ingin menjadi koki, menjadi guru dan lain sebagainya. Di American Corner, mereka berhenti sejenak untuk menikmati games yang disediakan, ada Jenga dan monopoli. Tidak Lupa mereka melihat-lihat koleksi buku dan membacanya.

Pada intinya mereka senang ketika diajak kunjungan ke Perpustakaan Unair, dan tambah semangat dalam menjalankan tugas menjadi Duta Literasi. Bu Rostantina juga berharap untuk bisa membuat inovasi untuk perpustakaannya, dengan menambahkan permainan tradisional seperti dakon, agar anak-anak bisa mengurangi gadget. 

  

Hits 274