HUT Perpustakaan UNAIR ke-64

hut64

Tahun 2019 ini tepatnya di bulan April "usia" Perpustakaan Unair memasuki tahun ke 64. Tasyakuran peringatan HUT perpustakaan dilaksanakan pada tanggal 2 April 2019 bertempat di Aula Parlinah. Acara diawali dengan hiburan musik oleh Vocational Music dengan beberapa lagu. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan oleh Kepala Perpustakaan Unair, Prof. I Made Narsa, SE., M.Si, Ak.,CA. Prof. Narsa begitu beliau biasa disapa, menyampaikan riwayat perpustakaan sejak awal hingga saat ini kepemimpinan ada ditangan beliau. Sebagai kepala perpustakaan yang ke-12, Prof. Narsa meneruskan perjuangan dari para pendahulu untuk membuat perpustakaan semakin maju. 

Prasetyo Adi, selaku ketua panitia HUT Perpustakaan menyampaikan kepada hadirin terkait acara apa saja yang diselenggarakan untuk memeriahkan HUT. Rangkaian acara yang diselenggarakan diataranya adalah pelatihan story telling, workshop manajemen perpustakaan digital, talkshow trik menyusun skripsi secara cepat dan tepat, bazar, donor darah, festival buku serta seminar dan CFP.

Kemeriahan tasyakuran ini semakin bermakna dengan hadirnya para undangan diantaranya adalah para kepala perpustakaan terdahulu, warakawuri, alumni (staf yang dulu bekerja di perpustakaan namun saat ini bertugas di fakultas/unit lain) serta mahasiswa relawan perpustakaan. Dalam acara diputarkan video singkat tentang perpustakaan dahulu hingga sekarang, para undangan terutama warakawuri sangat antusias ketika video tersebut diputar. Momen ketika masih bekerja di perpustakaan pun berputar kembali dalam ingatan. 

Dalam acara diperkenalkan kepada hadirin para relawan perpustakaan (Troopers) yang selama ini membantu kegiatan perpustakaan dan mempromosikan perpustakaan. Penghargaan untuk pengunjung aktif juga diberikan melalui acara ini. Tiga pengunjung paling aktif yang terpilih adalah Adam Muhshi dari FH, Galih Priyambodo dari FISIP, dan Nabila Amelia dari FIB. 

Kesan dan pesan disampaikan oleh bapak Koko Srimulyo, S.Sos., M.Si selaku kepala perpustakaan terdahulu dan perwakilan dari Universitas. Beliau menyampaikan bahwa apa yang bisa dilakukan (what we do) dengan kondisi perpustakaan saat ini. Pustakawan harus lebih pro aktif lagi dan bergerak menjemput bola untuk mendekatkan sivitas akademika dengan informasi yang dimiliki oleh perpustakaan. 

Tasyakuran ditutup dengan pemotongan tumpeng dan ramah tamah semua yang hadir. Potongan tumpeng di berikan oleh Bapak Kepala pada Ibu Ratnaningsih, SH., MA, selaku kepala perpustakaan terdahulu.  

Hits 416