Pelatihan MC Bagi Staf Perpustakaan

71936949 1194423307393268 4599659152220880896 o

Perpustakaan seringkali mengadakan kegiatan kreatif untuk menunjang softskill sivitas akademika Universitas Airlangga, baik berupa seminar maupun talkshow. Agar program kreatif yang dilakukan oleh perpustakaan berjalan lancar dan membawa kesan baik bagi peserta acara maka harus ada pembawa acara yang handal yang bisa mengawal jalannya acara dari awal hingga akhir dengan baik dan benar. Sejauh ini yang menjadi pembawa acara atau master of ceremony (MC) untuk setiap acara kreatif Perpustakaan adalah bagian Humas dan kadangkala dibantu oleh staf lain diluar bagian Humas yang mempunyai kemampuan sebagai MC.

Untuk menambah dan meningkatkan kemampuan dalam membawakan acara yang diadakan oleh Perpustakaan Unair, maka dilakukanlah pelatihan MC bagi staf perpustakaan pada hari Rabu 9 Oktober 2019. Sebanyak tujuh orang staf mendapat pelatihan yang materinya diberikan oleh dua orang staf dari Pusat Informasi dan Humas UNAIR, yatu Heidy Dyah Saputri dan Anindya. Heidy dan Anindya merupakan staf PIH yang sudah memiliki jam terbang tinggi dalam membawakan acara-acara yang diadakan di Universitas maupun Fakultas di lingkungan Unair. 

Di Ruang Acarya 2 Perpustakaan Kampus B pelatihan dilakukan dengan diawali teori tentang public speaking yang disampaikan oleh dua narasumber. Bagaimana membawakan acara yang bersifat protokoler, formal hingga acara nonformal yang baik dan sesuai dengan kaidah. Setelah pemberian materi, masing-masing peserta harus mempraktekkan bagaimana menjadi pembawa acara dengan narasi yang sudah disediakan oleh narasumber. Penampilan para peserta diberikan masukan oleh narasumber dan setelah mendapatkan masukan tentang kekurangan dan kelebihan, masing-masing peserta mencoba mempraktekkan kembali untuk membawakan acara. Tidak berhenti disitu, tanya jawab tentang

Para narasumber memberikan semangat dengan menceritakan pengalaman-pengalaman mereka berdua selama membawakan acara. Dalam mengasah kemampuan untuk membawakan acara, tidak benar bahwa hanya orang-orang yang memiliki bakat saja yang bisa, namun orang tidak memiliki bakatpun dengan kemauan untuk belajar pasti bisa menjadi seorang pembawa acara yang handal. Satu pepatah yang disampaikan dan berhasil menyutikkan semangat bagi para peserta adalah, seorang pembawa acara yang paling handal adalah datang dari seorang pembawa acara yang paling buruk dan mau belajar.

Hits 166
 
 
 

semiloka.pua2020