Millenial Literacy Camp

 WhatsApp Image 2019 12 18 at 09.35.50

Millenial Literacy Camp yang diadakan tahun 2019 ini merupakan kegiatan yang sudah dilakukan untuk kedua kalinya, namun Perpustakaan Unair baru mengikuti kegiatan ini untuk yang pertama kalinya. Tim perpustakaan terdiri dari dua orang pustakawan, yaitu Sukma Kartikasari dan Noviyanti Wulandari. Kedatangan tim dari Perpustakaan adalah untuk mengikuti kegiatan menulis dengan tema “inspirasi”. Peserta yang ikut dalam acara Millenial Literacy Camp ini berjumlah 15 orang yang terdiri dari beberapa mahasiswa dari berbagai universitas di Surabaya dan juga pustakawan dari Universitas Airlangga. 

Pada hari pertama peserta diberikan materi mengenai pshycowriting  oleh bapak Yusron, kemudian dilanjutkan dengan materi merancang sebuah buku. Kegiatan ini mengajarkan kami cara menulis sebuah buku antologi karya bersama. Dengan mendatangkan para penulis senior yang siap melatih para peserta secara privat. Peserta diwajibkan membuat dua buah karya tulisan yang bersifat memberikan inspirasi kepada para pembaca. Setelah itu tulisan di koreksi dan di edit oleh para penulis senior.

Sebelum memulai sebuah karya tulis pertama, para tutor penulis senior memberikan arahan, apa ide yang dimiliki, apa saja yang ingin dipaparkan dalam tulisan, bagaimana alur penulisannya dalam sebuah buku dan runtutannya harus tepat dan menarik. Agar para pembaca paham apa yang ingin penulis sampaikan dan tidak bosan dalam membaca karya yang sudah ditulis. Bapak Syaifullah telah menjadi guru privat tulis para peserta, dan beliau sangat mahir dalam mengarahkan buah ide dan gagasan para peserta penulisan.

Pada saat tim perpustakaan menulis sebuah karya, suasana alam di De Durian park sangat medukung. Dimana udaranya sejuk, suasana tenang, dan sesekali gerimis hujan turun. Suasana seperti itu tidak dapat dirasakan diperkotaan, suasana yang sangat langka ini dimikmati oleh pustakawan Unair sebagai sebuah proses pembelajaran mengenal alam dan juga mengenal tulisan.

Di hari kedua kegiatan ini bersama-sama para peserta dan pelatih melakukan kegiatan menanam pohon bersama, agar  dapat bersatu dengan alam dan menambah inspirasi bagi tulisan yang dihasilkan nantinya. Setelah itu melanjutkan menulis karya kami yang ke dua. Bila sudah selesai proses editing dan lolos koreksi, maka nantinya akan menjadi sebuah buku, dimana buku ini nantinya akan berisi beberapa ide dan buah pikiran peserta, masing peserta akan dimasukkan sebagai penulis buku tersebut.

Acara ini tak lepas dari campur tangan bapak Yusron  Aminullah yang selalu memberikan semangat dan inspirasi bagi peserta, bapak Teguh W.Utomo yang telah menambahkan banyak masukan dari kekurangan tulisan karya tulis, dan juga bapak Bambang Prakoso yang telah membantu banyak hal teknis terkait berjalannya acara ini. Juga untuk para penulis senior lainnya yang tak dapat disebutkan satu persatu.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan agar gerakan literasi dapat terus bergerak aktif, membuka tabir belajar melalui membaca buku, membaca perilaku manusia, dan alam semesta sekaligus menuliskannya, itulah inti dari gerakan literasi.

Kontributir berita : Noviyanti Wulandari

Hits 58
 
 
 

semiloka.pua2020