Kiat Menulis Artikel Ilmiah yang Diterima Elsevier

Menulis artikel ilmiah menjadi kewajiban bagi sivitas akademika, khususnya dosen. Dosen dituntut untuk mengembangkan intelektualitasnya dan memperdalam keilmuannya melalui kajian atau penelitian. Hasil dari penelitian atau kajian yang telah dilakukan kemudian dituangkan dalam bentuk artikel ilmiah. Artikel ilmiah para dosen yang dipublikasikan baik secara nasional maupun internasional menjadi salah satu indikator dalam penilaian akreditasi universitas. Oleh karena itu, Universitas Airlangga (UNAIR) memberikan dukungan penuh kepada para dosen untuk menulis artikel ilmiah yang berbasis pada penelitian atau kajian. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk pencanangan program excellent research university. Sejalan dengan program tersebut, Perpustakaan Universitas Airlangga sebagai institusi pendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat) ikut berpartisipasi dalam menyukseskan pencapaian Universitas Airlangga menjadi excellent research university.

Partisipasi Perpustakaan Universitas Airlangga diwujudkan dalam bentuk seminar dan workshop yang mendukung sivitas akademika dalam menulis artikel ilmiah. Pada tanggal 8 September 2014, Perpustakaan UNAIR kembali menyelenggarakan kegiatan seminar tentang penulisan artikel. Seminar dengan tema “How to Write a Great Research Paper and Get It Accepeted by A High Impact Journal“ diselenggarakan atas kerjasama Perpustakaan UNAIR dengan penerbit jurnal Elsevier. Seminar yang dilaksanakan di R. Parlinah Moedjono Perpustakaan UNAIR Kampus B, dibuka oleh Wakil Rektor III Universitas Airlangga. Acara tersebut dihadiri oleh lebih kurang 150 orang yang terdiri dari dosen dan tim pengembang jurnal di lingkungan Universitas Airlangga. Materi yang disampaikan ada dua yaitu tentang bagaimana menulis artikel ilmiah yang berkualitas dan dapat dipublikasikan oleh Elsevier serta pengenalan Scopus. Kiat-kiat agar artikel dapat masuk dalam jurnal Elsevier dikupas tuntas oleh pembicara dari Journal Publisher Elsevier yaitu Liyue Zhao, PhD. Sedangkan informasi tentang seluk beluk Scopus sebagai portal pengindeksan jurnal disampaikan oleh Elise Shen dari Solution Consultant Elsevier. Elise menyampaikan informasi bahwa dengan melanggan Scopus bukan berarti artikel sivitas akademika secara otomatis dapat masuk (diindeks) dalam Scopus. Tapi artikel tersebut harus masuk dulu dalam jurnal yang telah diindeks oleh Scopus. Daftar jurnal yang diindeks oleh Scopus dapat diakses pada laman http://www.elsevier.com/online-tools/scopus/content-overview.

Diskusi berjalan dengan lancar dan menarik karena dipandu oleh moderator sekaligus intepreter yang handal yaitu Ibu Arum Budi Astuti, MCS dari Fakultas Ilmu Budaya. Antusiasme para peserta tercermin dalam pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan. Bahkan ada peserta yang sudah mempersiapkan artikelnya untuk dikoreksi oleh pembicara dari Elsevier. Diskusi yang berlangsung selama lebih kurang tiga jam seolah tidak cukup untuk mengupas keingintahuan para peserta untuk mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal internasional. Diharapkan melalui seminar tersebut, para dosen dan tim pengembang jurnal termotivasi untuk mempublikasikan karya ilmiahnya pada jurnal internasional. Dengan demikian pencapaian Universitas Airlangga menjadi excellent research university dapat dilakukan secara optimal. Berita ini ditulis oleh Novita Dwi Anawati.

Hits 4682