Siang itu (17/9), Perpustakaan Universitas Airlangga kedatangan 2 (dua) tamu istimewa asal Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka adalah siswa pramuka SLB, Nurafandi Patta Bate (38) asal Kabupaten Gowa dan Meylani Tumanan (36) asal Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan. Atas prestasinya di sekolah, mereka diberi mandat oleh sekolahnya, Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk berkeliling Indonesia dan juga mancanegara. Adapun destinasi kunjungan meliputi Universitas, Kantor Kepolisian Daerah, Kantor Pemerintahan seperti Dinas Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Luar Negeri.

Kedatangan mereka diterima langsung olah Kepala Perpustakaan UA, Prof. Dr. Mangestuti Agil,Apt.,MS dengan didampingi 2 (dua) orang Pustakawan Perpustakaan UA, Nadia Tsaurah dan Ibu Djuwarnik, keduanya menceritakan maksud tujuan kedatangannya untuk mengetahui layanan, koleksi, dan fasilitas perpustakaan. Untuk berkomunikasi tentunya dengan bantuan tulisan tangan.

Perjalanan mereka dijadwalkan berlangsung selama 6 (enam) bulan sejak bulan Juli 2014 hingga Desember 2014. Tentunya dengan biaya perjalanan dari sekolah. Meski difabel (tuna rungu) mereka sukses menjelajah sebagian wilayah Indonesia dengan menggunakan sepeda motor pribadi yang dibawanya langsung dari Makassar (jasa angkut kapal).

Di Surabaya mereka tinggal di Hotel Sahid Jl. Sumatra 1 - 5. Yogyakarta dan Jakarta menjadi kota tujuan selanjutnya setelah Surabaya. Dalam setiap kunjungan mereka selalu mendokumentasikan kegiatannya dengan berfoto bersama pemimpin instansi terkait.

Menjadi renungan dan semangat tersediri melihat mereka mampu melawan keterbatasan. “Senyumlah”, pesannya.

Penulis berita : Wahyuni, SIP.

Siang itu (17/9), Perpustakaan Universitas Airlangga kedatangan 2 (dua) tamu istimewa asal Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka adalah siswa pramuka SLB, Nurafandi Patta Bate (38) asal Kabupaten Gowa dan Meylani Tumanan (36) asal Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan. Atas prestasinya di sekolah, mereka diberi mandat oleh sekolahnya, Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk berkeliling Indonesia dan juga mancanegara. Adapun destinasi kunjungan meliputi Universitas, Kantor Kepolisian Daerah, Kantor Pemerintahan seperti Dinas Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Luar Negeri.

Kedatangan mereka diterima langsung olah Kepala Perpustakaan UA, Prof. Dr. Mangestuti Agil,Apt.,MS dengan didampingi 2 (dua) orang Pustakawan Perpustakaan UA, Nadia Tsaurah dan Ibu Djuwarnik, keduanya menceritakan maksud tujuan kedatangannya untuk mengetahui layanan, koleksi, dan fasilitas perpustakaan. Untuk berkomunikasi tentunya dengan bantuan tulisan tangan.

Perjalanan mereka dijadwalkan berlangsung selama 6 (enam) bulan sejak bulan Juli 2014 hingga Desember 2014. Tentunya dengan biaya perjalanan dari sekolah. Meski difabel (tuna rungu) mereka sukses menjelajah sebagian wilayah Indonesia dengan menggunakan sepeda motor pribadi yang dibawanya langsung dari Makassar (jasa angkut kapal).

Di Surabaya mereka tinggal di Hotel Sahid Jl. Sumatra 1 - 5. Yogyakarta dan Jakarta menjadi kota tujuan selanjutnya setelah Surabaya. Dalam setiap kunjungan mereka selalu mendokumentasikan kegiatannya dengan berfoto bersama pemimpin instansi terkait.

Menjadi renungan dan semangat tersediri melihat mereka mampu melawan keterbatasan. “Senyumlah”, pesannya.

Hits 1258