Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 : Memperkuat Sinergi ASEAN di Tengah Kompetisi Global

Penulis buku        : R. Winantyo [et.al]

Penerbit               : Elex Media Komputindo, Kompas Gramedia, Jakarta

Tahun                  : 2009

Tebal                    : 338 halaman

Lokasi                  : FISIP CORNER

Call Number         : 337.115 Tim m

Resensor            : Dewi Puspitasari

Buku ini mencoba memetakan kondisi perekonomian ASEAN dan Indonesia saat ini. Kemudian juga menjabarkan target masing-masing pilar yang akan dicapai oleh MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) dan kesenjangan yang terjadi antara kondisi yang dihadapi ASEAN dan Indonesia saat ini dibandingkan pencapaian target MEA. Dengan masih terbatasnya literutur yang membahas ketiga permasalahan pokok tersebut, buku ini diharapkan menjadi respon awal darin berbagai pertanyaan dalam upaya mempersiapkan Indonesia menuju MEA 2015.

Untuk pemahaman bersama, konsep MEA menjadi pokok bahasan awal di buku ini. Hasil interaksi berbagai inisiatif kerjasama ekonomi dan perdagangan yang telah dilakukan, membuat MEA menjadi kerjasam ekonomi di sector riil dengan tanpa menerapkan tariff bersama untuk negara di luar ASEAN. Perubahan pola kerjasama ASEAN dalam babak baru ini membuahkan konsep kesatuan ekonomi yang lebih dalam dibandingkan ekspektasi awal kerjasama ASEAN.

Namun, pencapaian pasar tunggal ASEAN memerlukan proses liberalisasi pasar domestic masing-masing negara anggota untuk aliran barang, jasa, investasi, tenaga kerja, dan modal. Kata kunci dalam proses tersebut dan dalam mengoptimalkan dampak positif dari MEA adalah kesiapan. Kesiapan menghadapi proses liberalisasi, standarisasi dan harmonisasi peraturan, kesiapan dalam meningkatkan daya saing, kesiapan dalam menjadi pemain dalam pasar tunggal ASEAN. Pemetaan karakteristik dan kekuatan perekonomian Indonesia di masing-masing pilar MEA tersebut menjadi bagian utama dari fokus bahasan buku ini.

Buku yang disertai sambutan dari Gubernur BI yang ketika itu masih dijabat oleh Prof. Dr. Boediono tersebut, disertai pengalaman langsung dari Bank Indonesia yang mengikuti rangkaian sidang ASEAN. Bank Indonesia menyoroti dari sisi ekonomi moneter dimana hal ini merupakan bagian kerjasama yang dibentuk dalam MEA 2015. Dengan latar belakang tersebut, maka diharapakan buku ini menjadi bagian dari persiapan nasional menuju MEA 2015 dan pemanfaatannya bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Buku ini akan menambah wawasan dan pengetahuan peningkatan peran dari berbagai pihak baik pihak pemerintah, pihak swasta, individu sebagai pendorong perubahan strategi menghadapi perubahan besar yang terjadi pada tahun 2015. Kesiapan merupakan faktor yang penting untuk menghadapi MEA dengan mewujudkan Indonesia lebih baik, efisien, kreatid, inovatif dan kompetitif.

Hits 4452